Translate

Selasa, 07 Juli 2015

KESEMUTAN



Telapak kaki tiba-tiba terasa tebal, menapak ke lantai seperti mati rasa. Itulah kesemutan, ada yang menyebut kebas, gringgingen, dan parestesia bahasa medisnya. Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Kesemutan adalah merupakan gelaja penyakit serius.Biasanya seseorang mengalami kesemutan setelah kelamaan duduk bersila atau bersimpuh, kemudian sesaat tidur tangan tertimpa.

Kesemutan terjadi karena gangguan saraf perifer (saraf tepi), yakni saraf yang berada di luar jaringan otak. Misalnya pada bagian kaki, tangan, atau anggota tubuh lain. Gangguan saraf perifer ini bisa terjadi karena ada bagian tubuh yang terlipat atau tertindih dalam waktu yang lama. Bisa juga merupakan gejala awal adanya kondisi medis yang lebih serius. Oleh karena itu, jangan pernah menyepelekan kesemutan.

Secara umum kesemutan disebabkan oleh jalan darah yang tertutup atau tersumbat dalam waktu yang lama. Selain itu kesemutan juga disebabkan oleh penyakit-penyakit yang menyerang bagian saraf, seperti diabetes melitus, hipertensi, stroke, jantung, infeksi tulang belakang, Guillain-barre syndrome, Spasmofilia (tetani), rematik, Carpal Tunnel Syndrome (CTS), dan myelitis (radang sumsum tulang belakang).

Ada beberapa penyakit yang ditandai oleh gejala penyakit Kesemutan yaitu :
1.      Cytomegalovirus
Kesemutan yang ini umumnya didahului oleh gejala flu berat, kemudian kesemutan akan menghebat mulai dari ujung jari kemudian menjalar hingga kepusar. Pada penderita bisa hanya terasa sangat kebas hingga sulit berjalan, berarti sumsum tulang belakang mengalami radang.

2.      Diabetes Melitus
Pada kasus ini kesemutan merupakan gejala suatu kerusakan yang terjadi pada pembuluh darah, yang mengakibatkan darah yang mengalir diujung syaraf akan berkurang. Kondisi ini dapat diatasi dengan pengendalian kadar gula darah secara ketat dan juga mengkonsumsi obat-obatan seperti gabapentin, vitamin B1 dan B12.

3.      Reumatik
Penyakit ini ditimbulkan dengan gejala kesemutan dan rasa tebal. Saraf akan terjepit akibat adanya sendi pada engsel, misalnya sendi pergelangan tangan. Gejala ini biasanya akan hilang sendiri apabila rematik sembuh.

4.      Stroke
Ini biasanya disebabkan karena sumbatan yang muncul dibagian pembuluh darah diotak yang akan menyebabkan kerusakan pada saraf setempat. Gejala lain yang terjadi adalah rasa kebas pada separuh badan, mengalami kelumpuhan yang terjadi pada separuh badan, buta sebelah mata, susah berbicara, sakit kepala atau pusing dan penglihatan kabur. Biasanya gejala ini berlangsung paling tidak beberapa menit dan kurang dari 24 jam.

Untuk mencegah agar tidak terjadi kesemutan adalah menjaga sikap dan posisi bagian tubuh agar tidak terlalu lama terlipat, tertindih, atau tertekan. Kita juga perlu istirahat sejenak di sela-sela bekerja untuk mengendorkan aliran darah. Selain itu, berolahraga secara teratur karena cara ini dapat melancarkan peredaran darah.

Mengonsumsi makanan yang banyak zat besi untuk memenuhi kebutuhan vitamin B1 sangat disarankan. Makanan yang mengandung B1 antara lain daging merah, sayuran hijau segar, dan biji-bijian. Di samping itu kita juga harus menghindari minuman beralkohol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar